Rabu, 17 Desember 2014

Pencari Dan Pecundang

PENCARI DAN PECUNDANG

            Di sini digunakan kata “Pencari” untuk mema’nai individu kreatif yang selalu gundah mencari kebenaran; Para Pencari Tuhan; Para Pencari Diri! –walau memang Tuhan tak dan takkan pernah hilang-. Pasti ada cirinya, maka bila tidak masuk ciri itu meski berlagak “Pencari”, sungguh dia hanya sekedar “Pecundang”!
            Secara eksperiental terungkap, ciri yang paling menonjol dari sang Pencari adalah dia menjadi teramat altruis (kebalikan egois) dimasa-masa pencariannya. Sekedar eksplanasi : Ketika diri gelisah mencari, diawali dari rasa nisbi akan nilai yang dipegang selama ini. Dari sana sang Pencari akan berusaha dengan mati-matian untuk mencari nilai-nilai yang bertebaran di semesta. Nah, muncullah semarak pelayanan, pemberian, pengabdian demi menjumput nilai. Meski tubuhnya dekil, meski ritualnya tak tertib.
            Tapi bila yang terlihat adalah seorang yang dekil, tak tertib, norak dan sekaligus malesan, etos kerja rendah, nyusahin orang,  bukannya yang ringan bantu, suka memberi, senang melayani, rela mengabdi serta bersemangat bila dapat amanah, wah inilah yang namanya: “Pecundang” (The Looser). Sesederhana itu!
Wallaahu a’lam.

(sh, cantel071202)

             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar